Kompetify adalah platform uji kompetensi manajerial adaptif yang awalnya dibangun untuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia. Pada Oktober 2025, BKD Jawa Timur menandatangani perjanjian kerja sama untuk menggunakan Kompetify dalam penilaian kompetensi ASN di lingkungan pemerintah provinsi. Tingkat kesulitan ujian menyesuaikan jawaban peserta untuk mengukur sembilan dimensi kompetensi manajerial pejabat pemerintah.
Fitur Utama
1. Mesin Ujian Adaptif
Setiap ujian memuat 27 pertanyaan yang dipilih berdasarkan urutan kompetensi, indikator, serta tingkat kesulitan adaptif 1 hingga 5. Bobot jawaban sebelumnya menentukan tingkat kesulitan pertanyaan berikutnya agar tantangan sesuai kemampuan peserta.
2. Sembilan Dimensi Kompetensi
Ujian menilai integritas, komunikasi, perekat bangsa, orientasi pada hasil, pelayanan publik, kerja sama, mengelola perubahan, pengambilan keputusan, serta pengembangan diri dan orang lain. Penilaian setiap dimensi menghasilkan profil kompetensi yang terperinci.
3. Pengelolaan Kelas dan Kelompok
Penyelenggara membuat kelas ujian yang dihubungkan dengan profil adaptif serta mengatur peserta, jadwal, dan hak akses. Sistem kelompok mendukung penilaian berskala besar di beberapa unit organisasi secara bersamaan.
4. Pengelolaan Bank Soal
Editor teks kaya dengan dukungan gambar memungkinkan administrator mengelola soal berdasarkan metadata kompetensi, indikator, serta kesulitan. Pilihan jawaban memiliki bobot yang digunakan algoritma adaptif. Impor CSV dan Excel mempermudah pemasukan soal secara massal.
5. Pelaporan dan Analitik
Grafik interaktif menyajikan profil kompetensi individu serta hasil agregat. Laporan PDF mendukung distribusi luring, sementara analitik dasbor memantau tingkat penyelesaian ujian dan distribusi nilai antarkelompok.
Tujuan dan Manfaat
Kompetify menggantikan ujian statis yang sama untuk semua peserta dengan penilaian yang menyesuaikan kemampuan individu. Data kompetensi yang dihasilkan mendukung keputusan tentang kebutuhan pelatihan, penempatan peran, serta pengembangan profesi. Penggunaan oleh BKD Jawa Timur bersama Kementerian PUPR menunjukkan penerapan lintas organisasi sebagai perangkat penilaian yang dapat digunakan kembali oleh instansi pemerintah.
